PA 212: Ada PKI di Belakang Alfin Andrian, Setiap Ulama yang Diserang Pelaku Disebut Gila

Juru Bicara PA 212 Habib Novel Bamukmin, Senin (18/5).

David melanjutkan, Minggu malam, pihaknya mendatangi Mapolresta Bandarlampung dan melakukan pemeriksaan awal terhadap Alfin.

“Belum ada kesimpulan, karena baru observasi awal. Bicaranya juga belum fokus. Mungkin karena peristiwa yang dia alami sebelumnya. Untuk mengetahui kondisi kejiwaannya, ia harus dibawa ke RSJ dan menjalani pemeriksaan mendalam,” tegasnya.

Di sisi lain, Polisi masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap Alfian Andrian.

Sampai saat ini, polisi juga belum menemukan bukti bahwa Alfian Andrian memiliki keterlibatan dengan kelompok teroris atau sejenisnya.

Diduga, penusukan yang dilakukan pria 24 tahun itu adalah inisiatif sendiri.

“Sampai sejauh ini kita belum menemukan hal kesana ya (kelompok teroris),” ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad saat dihubungi, Senin (14/9).

Penyidik, kata Pandra, masih menggali motif pelaku melakukan penusukan kepada Syeikh Ali Jaber.

Pandra mengungkap, saat dilakukan pemeriksaan, Alfin mengaku kerap berhalusinasi didatangi Syekh Ali Jaber.

Sehingga ketika mendengar Syekh Ali Jaber berdakwah di dekat rumahnya, palaku langsung berniat melakukan penyerangan.

“Dia (pelaku) merasa terbayang-bayangi wujud atau fisik Syeikh Ali Jaber sehingga dia melakukan tindakan (penusukan) tersebut,” ungkapnya.

“Itu yang ada di dalam pikiran dia,” jelas Pandra.

Kendati demikian, pihaknya belum sepenuhnya mempercayai pengakuan Alfin dan masih terus mencari pembuktian atas pengakuannya kepada penyidik.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...