Subtansi Meme Sama dengan Hasil Survei, PolMark Indonesia Tetap Diusir


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Eep Safulloh Patah dipecat sebagai konsultan politik Appi-Rahman,  sementara Tim Polmark yang sedang bekerja diusir dari Makassar oleh Tim Pemenangan, Senin sore (14/2).

Pengusiran itu merupakan buntut dari pernyataan Eep Saefulloh sebagaimana dikutip sejumlah media, seolah mengingkari hasil survei Polmark yang dipublikasikan oleh tim pemenangan Appi-Rahman.

Sebelumnya, beredar luas sebuah meme  hasil survei Polmark besutan Eep, yang menempatkan pasangan Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman) di posisi unggul dibandingkan tiga pasangan calon lainnya.

“Mengecewakan. Pak Erwin Aksa selaku Ketua Tim Pemenangan kecewa sekali dengan sikap Eep. Eep mengingkari hasil survei Polmark. Kultur orang Bugis-Makassar, dalam keadaan dan situasi apa pun, tidak akan pernah mengingkari bayi yang dilahirkannya,” kata Fadli Noor, juru bicara Appi-Rahman.

Fadli mengatakan, meme yang beredar masif dan menjadi perbincangan luas di masyarakat, kalaupun dibantah bukan pihak Eep atau Polmark yang membuat dan mengedarkan, tetapi substansi hasil survei Polmark sama dengan yang tercantum pada meme. “Tidak ada kebohongan dan pembohongan di dalamnya,” kata Fadli.

Fadli menambahkan, Tim Appi memiliki semua dokumen kontrak tentang pengikatan kerja sama antara Tim Pemenangan Appi-Rahman dengan Polmark, termasuk hasil survei yang telah dilakukannya dan bukti-bukti pembayarannya. Bahkan foto-foto ketika Polmark mempresentasikan hasil surveinya ke tim di Makassar, itu ada semua.

Komentar

Loading...