Tak ada Sosialisasi hingga Turunkan Jaksa, Pemkot Langsung Berikan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Senin, 14 September 2020 22:38
Tak ada Sosialisasi hingga Turunkan Jaksa, Pemkot Langsung Berikan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus berupaya menekan penyebaran virus covid 19. Kedepan, operasi yustisi akan gencar dilakukan.

Selama operasi yustisi, petugas gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, dan Satpol PP akan menindak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

Ketua Satgas Penegakan Disiplin Gugus Tugas COVID-19 Makassar, M Sabri mengungkapkan, pihaknya tidak akan melakukan sosialisasi seperti sebelumnya. Pelanggar akan dikenakan berbagai macam sanksi, mulai ringan hingga berat.

“Tidak ada sosialisi, tidak ada teguran, begitu ada pelanggaran langsung ditindak sesuai aturan. Langsung penerapan sanksi. Tadi pagi di pasar. Dari Pukul 20.00 Wita, seluruh tim tindak akan berkumpul di Polrestabes Makassar untuk memulai operasi yustisi,” tegas Sabri, Senin (14/9/2020).

Dendanya pun tidak main-main apabila ada yang ditemukan melanggar. Mereka yang melanggar harus membayar denda mulai dari Rp100 ribu hingga Rp20 juta. Hal itu tertuang dalam Perwali nomor 53 tahun 2020, Bab VII yang menjelaskan tentang sanksi.

Bagikan berita ini:
8
7
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar