General Motors Kembangkan Fitur Wireless Charging di Mobil Listriknya

Teknologi baterai mobil listrik nirkabel sedang dikembangkan GM. (GM)

FAJAR.CO.ID, TEKNO —  General Motors (GM) dilaporkan sedang menggarap sejumlah kendaraan listrik termasuk Cadillac Lyriq dan GMC Hummer EV. Baru-baru ini perusahaan mengungkapkan model yang akan datang akan memiliki sistem manajemen baterai nirkabel (wBMS).

GM mengatakan bahwa sistem tersebut akan mempercepat pengembangan kendaraan listrik. WBMS juga dapat menerima pembaruan melalui udara dan ini berarti fitur baru dapat ditambahkan dari waktu ke waktu.

Meski tidak sepenuhnya nirkabel, sistem ini dilaporkan mengurangi jumlah kabel di baterai hingga 90 persen. Ini pada akhirnya diklaim dapat membantu mengurangi berat sekaligus mengosongkan ruang yang dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas baterai.

Selain manfaat tersebut, teknologi wBMS dikatakan bakal membantu menyeimbangkan bahan kimia dalam masing-masing kelompok sel baterai untuk kinerja yang optimal.

Selain itu dapat melakukan pemeriksaan kesehatan baterai secara real-time dan memfokuskan kembali jaringan modul dan sensor sesuai kebutuhan untuk membantu menjaga kesehatan baterai.

Dikutip dari video resminya yang dibagikan di YouTube, ketika teknologi baterai ini siap untuk dicoba kembali dari penggunaan kendaraan, wBMS memungkinkan penggunaan ulang yang mudah dalam aplikasi sekunder seperti bank penyimpanan daya.

“Saat paket nirkabel dikurangi kapasitasnya hingga tidak lagi ideal untuk performa kendaraan yang optimal, tetapi masih berfungsi sebagai catu daya yang konsisten, paket nirkabel tersebut dapat digabungkan dengan paket baterai nirkabel lainnya untuk membentuk generator listrik yang bersih. Ini dapat dilakukan tanpa desain ulang atau perombakan sistem manajemen baterai yang biasanya diperlukan dalam penggunaan masa pakai kedua,” ujar GM dalam deskripsi teknologinya.

Komentar

Loading...