Imam Masjid Dibunuh saat Pimpin Salat, Prof Musni Umuar Sampaikan Ini

Musni Umar, Rektor Universitas Ibnu Chaldun

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC), Prof Musni Umar menyampaikan ucapan duka atas meninggalnya H Muhammad Arif yang dibacok saat jadi imam salat Magrib.

“Inna lillahi wa Inna ilaihi Raji’un. Sivitas akademika Universitas Ibnu Chaldun Jakarta menyampaikan duka cita yang dalam atas wafatnya HM Arif, S.Pd, MM, yang dibacok saat jadi imam shalat Magrib,” kata Musni Umar melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (15/9).

HM Arief adalah pensiunan PNS. Ia dibacok saat menjadi imam salat Magrib di Masjid Nurul Iman, Kayuagung, Sumatra Selatan (Sumsel).

HM Arif dibacok oleh pria bernisial MY (50). Arief mengalami luka bacok cukup parah di bagian rahang.

Arif sempat dilarikan ke RSUD Kayuagung untuk menjalani perawatan. Namun nyawanya tak tertolong. Arif meninggal pada Senin (14/9) dini hari.

Sementara pelaku MY (50), melarikan diri ke salah satu rumah warga usai membacok korban.

Warga Perumnas Tanjung Rancing Blok E Nomor 24 itu berhasil diamankan oleh anggota TNI bersama warga setempat. Pelaku kemudian diserahkan ke polisi.

Adik korban, Efrohayati mendatangi Mapolsek Kayuagung untuk membuat laporan. Ia mengaku tidak menyangka kejadian tragis menimpa kakaknya .

Salah satu warga di Kayuagung, Udin mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika Arif menjadi imam Shalat Maghrib di Masjid Nurul Iman, yang berada di Kelurahan Tanjung Rancing, Kecamatan Kayuagung pada Sabtu (12/9).

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...