Kotak Kosong di Pilkada Gowa, Angka Golput Diprediksi Meningkat

Bapaslon Adnan-Kio saat mendaftar di KPU Gowa

FAJAR.CO.ID, GOWA – Kontestasi Pilkada 2020 di Kabupaten Gowa hanya ada satu pasangan. Yakni Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Mallagani (Adnan-Kio) sebagai petahana.

Meski resmi jadi pasangan tunggal di Pilkada tahun ini, partisipasi pemilih di Butta Bersejarah ini dianggap tidak menutup kemungkinan justru akan meningkat.

“Dengan pilihan yang terbatas, tentu angka Golongan Putih (Golput) ideologis berpotensi meningkat,” kata Pengamat Politik Unismuh Makassar, Andi Luhur Prianto, Selasa (15/9/2020).

“Meskipun level kesadaran pemilih untuk hadir di TPS, tentu masih lebih besar. Apalagi kalau mobilisasi dari penyelenggara atau pemerintah berjalan optimal,” sambungnya via seluler.

Bakal calon petahana tetap mesti waspada meski melawan kotak kosong pada hari pencoblosan dan penghitungan suara telah digelar.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa belum memberikan konfirmasi soal target jumlah pemilih, pada Pilkada 2020 yang hanya diisi oleh satu bakal pasangan calon.

Andi Luhur melanjutkan, bakal pasangan calon seperti saat ini hampir sama dengan Pilwali Makassar 2018 lalu.

Menurutnya, pendukung kotak kosong bisa saja bersatu untuk melawan pasangan tunggal. Apalagi bagi pasangan petahana. Adnan-Kio mesti tetap waspada dan tidak boleh terlalu senang.

“Kalau kekuatan pendukung kotak kosong bisa terkonsolidasi, maka tidak mudah bagi calon tunggal untuk memenangkan kontestasi. Apalagi jika mereka mampu membangun strategi viktimisasi (psikologi korban) pada para pemilih,” tutupnya. (Ishak/fajar)

Komentar

Loading...