PDAM Diminta Tingkatkan Penyaluran Air Bersih, William: Penyediaan Tangki Bukan Solusi

Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, William Laurn.

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Komisi B DPRD Kota Makassar berencana memanggil direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kota Makassar.

Pemanggilan tersebut lantaran Komisi B ingin mengetahui program PDAM terkait cakupan penyaluran air bersih kepada masyarakat Makassar.

“Jadi dalam beberapa hari ke depan, kita akan memanggil jajaran PDAM untuk memaparkan program kerjanya, khususnya bagaimana langkah agar masyarakat mendapatkan air bersih,” ujar legislator PDIP, William Laurn di Gedung DPRD Kota Makassar, Selasa (15/9/2020).

Saat ini kata William, sebaran cakupan pendistribusian air di kota Makassar baru mencapai 71 persen, hal tersebut dinilai masih sangat minim, sebab masih banyak masyarakat yang belum menerima air bersih tersebut.

“Saya dengar info kan sekarang cakupan PDAM baru sekitar 71 persen, nah ini saya mau lihat solusi yang akan diterapkan,” terang William.

“Saya minta tahun ini sudah ada kenaikan cakupan air bersih, kita maunya ya 100%, hanya saja kan kita realistis saja, asal jangan yang dari 71% jadi 72%,” sambungnya.

Lebih lanjut, Menurut Wiliam masyarakat sangat membutuhkan air bersih, saat ini dibeberapa titik solusi yang ditawarkan PDAM hanya berupa penyediaan tangki-tangki air, namun bagi William itu bukan solusi jangka panjang.

“Sudah banyak masyarakat yang gelisah karena tidak mendapatkan suplai air bersih, tapi ingat memberikan tangki-tangki itu bukan solusi, itu sifatnya hanya jangka pendek. Yang saya maksud ini pemasangan pipa yang baru,” pungkasnya. (endra/fajar)

Komentar

Loading...