Penusuk Syekh Ali Jaber, 6 Fakta Pelaku, dari Gerakan Gesit hingga Baru Pindah di Bandarlampung

Pelaku penusukan terhadap Syekh Ali Jaber dibawa polisi ke Mapolresta Bandarlampung guna pemeriksaan lebih lanjut, Minggu malam (14/9/2020). Foto: ANTARA/Dian Hadiyatna

Hal serupa diungkapkan oleh Warga Sukajawa lainnya Andika yang mengaku tidak mengenal pelaku penusukan Syekh Ali Jaber tersebut. “Enggak kenal saya, tapi katanya ini…katanya namanya Alfin, dia warga Sukajawa tapi di sebelah sana naik ke atas dikit,” kata dia.

Keempat, Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Yan Budi Jaya mengatakan bahwa pelaku saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Tersangka dijerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman maksimal penjara lima tahun. “Jadi tersangka sudah ditahan di rutan Polresta,” kata dia.

Kelima, apakah Alfin Andrian mengalami gangguan jiwa? Kapolresta mengatakan bahwa hingga saat ini hal itu masih berdasarkan keterangan dari pihak keluarga yang bersangkutan. Pihak keluarga mengatakan bahwa sejak 2016 Alfin Andrian mengalami stres disebabkan ibunya yang bekerja di Hong Kong menikah lagi.

“Tapi kami sebagai penyidik tidak mempercayai sepenuhnya keterangan keluarga pelaku sehingga kita berkoordinasi dengan Biddokes Polda Lampung, dan juga memanggil dokter psikiater dan kejiwaan dari Jakarta untuk memastikan yang bersangkutan benar-benar gangguan jiwa,” kata dia.

Menurutnya, dalam keterangan dokter dari Rumah Sakit Jiwa Kurungan Nyawa setelah diperiksa, memang ada indikasi ke arah sana tapi itu masih jauh dari gangguan kejiwaan.

“Pelaku belum kami hantarkan ke rumah sakit jiwa dan pemeriksaan kejiwaannya pun belum dilaksanakan. Ini tidak serta merta langsung diantarkan ke rumah sakit jiwa karena ada banyak item yang harus dilengkapi,” kata Kapolresta.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar