Perluas Tracking, IDI Minta Pemkot Makassar Swab Massal di 15 Kecamatan


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tes Swab di enam kecamatan zona merah penyebaran covid 19 di Kota Makassar dinilai masih kurang. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar minta seluruh kecamatan dilakukan swab massal.

Humas IDI Kota Makassar, dr Wachyudi Muchsin mengatakan, jika Pemkot Makassar ingin maksimal menekan angka covid, maka 9 kecamatan sisa harus dilakukan swab massal. Sebab penyebaran bisa terjadi di mana saja.

“Karena mobilisasi warga di Kota Makassar itu sangat cepat, baku dekat-dekat. Kita tidak tahu inang-inangnya ini terbang kemana,” kata Dokter Yudi saat dihubungi, Selasa (15/9/2020).

Ketimbang 6 Kecamatan, dijelaskan Dokter Yudi, pemeriksaan di 15 Kecamatan juga lebih ampuh untuk menekan penyebaran Covid-19. Berbahaya apabila OTG berkeliaran dan menyebarkan Covid-19 ke orang lain.

Terlebih, Kota Makassar masih berstatus zona merah. Bahkan pemerintah pusat memberikan atensi khusus mengingat kasusnya yang terus meningkat.

“Karena Makassar itu sudah jadi episentrum dan sudah dikatakan menyeramkan,” sambung Alumnus Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin mengatakan, pihaknya berencana melakukan tes swab di delapan kecamatan lainnya jika tes di enam kecamatan zona merah telah rampung.

“Kita akan rencanakan (tes swab) di kecamatan lainnya. Yang jelas sekarang kita prioritaskan dulu kecamatan yang zona merah,” ungkap Naisyah.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...