PMII Surabaya Ancam Bubarkan Deklarasi KAMI, Syahganda Nainggolan: Mahasiswa itu Pakai Otak Bukan Otot

Syahganda Nainggolan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Rencana deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Kota Surabaya mendapat penolakan dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya.

Bahkan PMII Surabaya siap menurunkan massa untuk membubarkan deklarasi KAMI di kota pahlawan itu. Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua Umum PC PMII Surabaya Nurul Haqqi.

Menanggapi ancaman itu, Sekretaris Badan Pekerja KAMI Syahganda Nainggolan angkat bicara. Menurutnya apa yang dilakukan oleh PMII Surabaya tak mencerminkan sikap dan prilaku mahasiswa.

“Mahasiswa itu avant garda perubahan sosial. Pake otak bukan otot. Banyak baca teori social change & social movement,” tulisnya di akun Twitternya, Selasa (15/9/2020).

Dia meminta PMII Surabaya memahami betul tujuan gerakan dari KAMI. Selain itu, Syahganda meminta pengurus PMII melakukan kaderisasi dengan baik.

“Lakukan kaderisasi yang benar. Fahami sejarah perjuangan mahasiswa. Kalau gak mau berjuang jangan pake atribut aktifis mahasiswa,” ungkapnya.

Sebelumnya,Ketua Umum PC PMII Surabaya Nurul Haqqi mendengar informasi akan dilakukannya deklarasi KAMI di Surabaua. Haqqi pun mengimbau penggiat dan patron gerakan deklarasi KAMI agar tidak melakukan deklarasi di Kota Pahlawan.

“PMII Surabaya berjanji akan menurunkan massa aksi untuk membubarkan, jika aksi deklarasi KAMI di Surabaya tetap dilakukan,” ujar Haqqi. (msn-jpg/fajar)

loading...

Komentar

Loading...