Ratusan Warga Terjaring Razia Yustisi Protokol Kesehatan di Pangkep


FAJAR.CO.ID, PANGKEP – Pelanggar protokol kesehatan di Kabupaten Pangkep membludak. Jumlahnya mencapai ratusan orang.

Semuanya melanggar Perbup Nomor 35 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan, sebagai langkah upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Mereka yang terjaring ditegur lisan dan tertulis. 150 teguran lisan dan 80 orang yang ditegur secara tertulis dengan membuat surat pernyataan,” kata Kabag Ops Polres Pangkep, Kompol A Muh Zakir, Selasa (15/9/2020).

Mereka yang melanggar terbukti keluar rumah tanpa menggunakan masker di beberapa area pertokoan dan sekitaran Pasar Sentral Pangkajene, Kabupaten Pangkep.

“Operasi ini agar masyarakat lebih disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, jaga jarak dan selalu mencuci tangan sehingga dapat pencegah penyebaran Covid-19,” tambah perwira satu melati ini.

Sementara di Makassar juga digelar razia yustisi. Aparat di kota berjuluk Anging Mammiri ini melakukan kegiatan berdasarkan Perwali Nomor 51 dan 53 Tahun 2020.

Dalam Perwali itu, dijelaskan soal sanksi denda bagi setiap pelanggarnya. Namun saat ini aturan baru ini masih tahap sosialisasi.

Tetapi Pemerintah Kota Makassar masih memberikan toleransi kepada masyarakat dalam beberapa hari ke depan. Jika terbukti melanggar, maka wajib menjalani rapid test dan pungut sampah.

Seperti yang dialami oleh Muh Ikbal. Remaja 20 tahun ini mengaku hanya ingin membeli cemilan di pasar itu, justru terjaring dan diwajibkan menjalani rapid test dan pungut sampah.

Komentar

Loading...