Terkait Diskualifikasi Paslon, KPU Sulsel Panggil Khusus Komisioner Lutra dan Barru

Ilustrasi Pilkada

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – – Tahapan tes kesehatan menjadi momok bagi sejumlah bakal paslon yang akan bertarung di pilkada serentak di Sulsel tahun ini.

Seperti halnya di pilkada Barru yang mendiskualifikasi bakal calon wakil bupati Andi Mirza Riogi, sesuai hasil pemeriksaan kesehatan oleh BNNP Sulsel.

“Termasuk kasus Pak Tahar Rum (bakal calon bupati) di Luwu Utara. Ini baru pertama kali terjadi. Hari ini komisionernya kami panggil untuk dapat penjelasan utuh,” kata anggota KPU Sulsel, Misna M Attas, Selasa, 15 September.

Kemungkinan langkah yang akan diambil adalah meminta KPU Lutra berkoordinasi dan melakukan konsultasi dengan pihak RS. Status bakal calon tersebut menurutnya belum ada. “Apakah memenuhi syarat atau tidak, belum ada statusnya karena tidak diperiksa (kesehatan),” katanya.

Berbeda menurutnya dengan bakal calon yang terpapar Covid-19, memang terdapat regulasi khusus yang memberi waktu pemulihan beberapa bari ke depan. Hal sama disampaikan komisioner KPU Sulsel lainnya, Asram Jaya. Khusus kasus di Barru menurutnya sudah diputuskan diskualifikasi merujuk hasil pemeriksaan BNNP pada seluruh bakal calon.

“Sisa kita mau koordinasi bagaimana mekanisme pergantiannya, dan bagaimana kalau ada parpol yang mengalihkan usungan,” beber Asram. Mantan aktivis NGO ini menyampaikan sudah memanggil KPU Lutra dan Barru membahas hal tersebut. (run)

Komentar

Loading...