Viral Video Bentak Maba, Begini Respons Universitas Negeri Surabaya

anitia PKKMB Unesa mendapat teguran dari pihak kampus. (Tangkapan layar twitter)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA–Video viral Panitia Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PPKMB) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terus dibahas banyak pihak.

Dua sosok senior membentak mahasiswa baru (maba) karena tidak mengenakan ikat pinggang. Setelah netizen melakukan pengusutan dan pencarian, ternyata dua sosok tersebut adalah mahasiswa dari jurusan psikolog.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Bidang Humas Unesa Vinda Maya Setianingrum. Menurut dia keduanya angkatan 2019. ”Betul. Yang viral kemarin adalah Aditya Marino dan Sonya Paradinta. Keduanya dari jurusan psikolog 2019,” ujar Vinda pada Selasa (15/9).

Sebelumnya, netizen sempat melakukan capture gambar dua panitia tersebut. Bahkan, beredar meme yang menyamakan mereka dengan sosok Arya Wiguna serta Suzanna.

Ketika ditanya sanksi apa yang akan diberikan, Vinda mengatakan, kampus Unesa akan memberikan sanksi berupa teguran kepada kedua panitia tersebut. Sebab, yang bersangkutan juga tak menggunakan masker saat pelaksanaan PKKMB.

”Di video itu nggak pakai masker akan kami berikan evaluasi dan ini menjadi catatan. Masalah ini akan kami selesaikan secara internal dan kekeluargaan karena mereka adalah mahasiswa kami,” terang Vinda.

Saat disinggung mengenai kedua orang yang diketahui sebagai panitia yang melakukan pembentakan terhadap calon mahasiswa, Vinda menyebut hal itu sebagai teguran bertujuan supaya peserta disiplin. ”Ketika ada satu pelanggaran seperti tak pakai sabuk kemarin dan dua orang mahasiswa kami menegur dengan tujuan maba ini bisa disiplin,” ujar Vinda.

Komentar

Loading...