65 Oknum TNI Jadi Tersangka Pengrusakan Polsek, 7 Angkatan Laut, 1 Angkatan Udara

Personel TNI Polri mengawal keamanan di Mapolsek Ciracas, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2020), usai insiden penyerangan oleh sekelompok orang yang tidak dikenal. (ANTARA/Andi Firdaus)

FAJAR.CO.ID — Sebanyak 65 oknum tentara telah ditetapkan menjadi tersangka kasus penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta Timur.

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen Eddy Rate Muis mengungkapkan hal itu dalam jumpa pers tentang perkembangan pengusutan kasus penyerangan Polsek Ciracas di Markas Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Mapuspomad), Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020).

Penetapan 65 tersangka itu, kata Eddy, merupakan hasil pemeriksaan Puspom TNI terhadap 119 tentara. “Total semua yang sudah diperiksa sampai dengan saat ini, seluruh oknum prajurit berjumlah 119 orang. Kemudian ditetapkan sebagai tersangka sebanyak 65 orang,” kata Eddy.

Dia melanjutkan, sebanyak 57 dari 65 tersangka tadi berasal dari oknum TNI AD. Total dalam kasus penyerangan Polsek Ciracas, 90 oknum TNI AD diperiksa penyidik Puspom TNI. “TNI AD yang sudah diperiksa 90 orang, kemudian jadi tersangka 57 orang,” beber dia.

Selanjutnya, kata dia, tujuh dari 65 tersangka berasal dari unsur TNI AL. Adapun satu tersangka dari unsur TNI AU. “Dari TNI AL sudah diperiksa sepuluh orang ditetapkan sebagai tersangka tujuh orang dan yang terakhir dari TNI AU sudah diperiksa 19 orang dan ditetapkan tersangka satu orang,” pungkasnya. (JPNN)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...