Ahok Main Tembak Kementerian BUMN, Anggota Komisi VI: Jangan Manfaatkan Posisi Anda untuk Pencitraan

  • Bagikan
Ahok

Pernyataan tersebut Ahok ungkapkan dalam akun YouTube POIN pada Senin (14/9). Ahok mempermasalahkan soal pencopotan jabatan, namun tidak ada perubahan gaji dari karyawan. Dia memisalkan jabatan direktur utama anak perusahaan Pertamina dengan gaji Rp 100 juta lebih dicopot.

“Masa dicopot gaji masih sama. Alasannya karena orang lama. Ya harusnya gaji mengikuti jabatan Anda kan. Tapi mereka bikin gaji pokok gede semua. Jadi bayangin gaji sekian tahun gaji pokok bisa Rp75 juta. Dicopot, gak ada kerjaan pun dibayar segitu. Gila aja nih,” papar Ahok.

Ahok mengakui sistem tersebut yang akan dia ubah di Pertamina. Selain itu, dia pun akan memotong birokrasi soal pangkat. Menurutnya, nantinya sistem pangkat akan melalui jalur lelang terbuka.

Selain itu, Ahok mengaku dirinya sebagai Komisaris Utama tidak mengetahui perubahan posisi direksi Pertamina. Pasalnya, direksi langsung melobi menteri untuk urusan pergantian posisi.

‎”Direksi-direksi semua mainnya lobi ke menteri, karena yang menentukan itu menteri,” ujarnya.

Ahok mengungkap selain direksi, komisaris pun rata-rata titipan dari kementerian-kementerian terkait. Sehingga hal ini menjadi keluhannya. Hal ini yang mendorong dirinya untuk membenahi. (JPC)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan