Eep Ingin Kembalikan Dana Rp1,5 Miliar ke Appi-Rahman, Begini Reaksi Erwin Aksa

Erwin Aksa

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— CEO PolMark Indonesia, Eep Saefulloh Fatah berencana mengembalikan fee kerjasama yang telah ia terima dari Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar Munafri Arifuddin – Rahman Bando (Appi-Rahman) sebesar Rp 1,5 miliar.

Sikap ini merupakan buntut dari keputusan mengejutkan Tim Appi-Rahman dengan memblaclist lembaga survei Polmark Indonesia bentukan Eep Saifullah Patah. Lantaran Eep membuat pernyataan mengingkari dan tidak mengakui hasil surveinya sendiri.

Sebelumnya diketahui, Eep Saefulloh Fatah membantah sebaran hasil survei Pilwalkot Makassar tahun 2020 yang membawa bendera Lembaga Survei Polmark Indonesia.

Dimana dalan hasil survei tersebut, ada empat bakal pasangan calon yang elektabilitasnya di ekspose, yakni Munafri Arifuddi-Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman dengan hasil survei 31,7 persen, Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (ADAMA) 26,8 persen, Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan) dan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun (None-Zunnun) 3,4 persen.

“Saya sampaikan bahwa mengundurkan diri dan mengembalikan dana adalah opsi terbaik dibandingkan harus berselisih paham berkepanjangan berkaitan dengan ketidaksepakatan soal cara-cara kerja pemenangan. Bagi kami, cara kerja bukanlah sekadar soal teknis, tetapi melibatkan sikap, prinsip dan integritas.Erwin Aksa (EA) tidak keberatan sama sekali atas niat saya untuk mengundurkan diri tersebut,” jelas Eep.

Ketua Tim Pemenangan Appi-Rahman, Erwin Aksa mengaku menghargai kontrak dan tidak berniat meminta kembali uang senilai Rp1,5 miliar itu.

Komentar

Loading...