Karyawan Cantik Kedapatan Langgar Protokol Kesehatan, Diberi Pilihan Bayar Denda atau Beli Masker


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Operasi yustisi gencar dilakukan di Kota Makassar. Kali ini menyasar sebuah rumah karaoke Platinum, di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Selasa malam (15/9/2020).

Berdasarkan Perwali Makassar Nomor 51 dan 53 Tahun 2020, aparat gabungan menggrebek tempat hiburan itu. Di sana, ditemukan empat karyawati cantik berpakaian ketat melanggar protokol kesehatan.

Mereka tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak dengan orang lain, saat sedang melayani pelanggannya.

Tak hanya karyawati cantik dan seksi itu saja, juga ditemukan belasan pelanggan di rumah karaoke itu yang kedapatan melanggar aturan yang sama.

“Ada 13 orang tidak pakai masker (dapat teguran tertulis) dan enam orang dapat teguran lisan,” kata Kasi Bimbingan dan Penyuluhan Satpol PP Makassar, Laode Hairun, Rabu (16/9/2020).

13 orang yang melanggar dan mendapat teguran tertulis itu, empat di antaranya adalah karyawati cantik yang melanggar tadi.

Sesuai dengan Perwali tadi, seharusnya para pelanggar ini dikenakan denda Rp100 ribu per orang.

Namun petugas tampak bijak. Para pelanggar diberikan dua pilihan. Membayar denda atau membeli masker sesuai dengan nominal denda tersebut.

“Mereka memilih membeli masker yang sudah ada di lokasi. Juga dengan catatan, masker yang dia beli harus dipakai saat keluar rumah,” tambah Laode.

Dalam operasi yustisi dalam rumah karaoke itu, memang sudah ada pedagang masker yang telah disediakan. Alhasil, pedagang itu pun laris manis pada malam itu.

Komentar

Loading...