Kemenag Endus Penyelewengan Dana Bantuan Operasional Pesantren

anti korupsi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) melalui Inspektorat Jenderal tengah melakukan audit investigasi terhadap dugaan penyimpangan pencairan Bantuan Operasional (BOP) Pondok Pesantren.

Inspektur Jenderal Kemenag Deni Suardini menyatakan, bahwa pihaknya mengakui benar adanya penyimpangan Bantuan Operasional (BOP) Pondok Pesantren.

“Informasi ini memang benar adanya, dan kami sedang melakukan audit investigasi khusus,” kata Deni, dalam Rapat Kerja Kemenag bersama Komisi VIII DPR RI, seperti ditulis, Selasa, (15/9).

Deni menyebutkan, titik kebocoran dana penyaluran BOP Ponpes ini diduga terjadi di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Kendati demikian, kasus penyimpangan dana BOP juga bisa terjadi di daerah lain.

“Untuk audit investigasi khusus ini terutama yang berkembang di Bekasi dan tidak menutup kemungkinan terjadi di daerah-daerah lain juga,” ujarnya

Denin menambahkan, sebagai tindak lanjut laporan penyimpangan, pihaknya juga telah menggerakkan tim Saber Pungli sesuai dengan arahan Menteri Agama (Fachrul Razi).

“Kami juga sudah menggerakkan Tim Saber Pungli secara masif dan juga ada upaya-upaya peringatan dini, kepada semua pengelola (keuangan),” terangnya.

Dengan demikian, Deni memperingatkan kepada semua pengelola keuangan yang ada di pondok pesantren (ponpes), agar tidak terulang lagi kejadian seperti itu.

“Dan ini akan kita lakukan secara masif, dan ini tentu akan kita lakukan secara terstruktur, terukur, komprehensif dan berkesinambungan,” imbuhnya.

Komentar

Loading...