Pengadilan Negeri Vonis Bebas Terdakwa Korupsi, KPK Sesalkan Salinan Putusan Belum Ada

KPK

FAJAR.CO.ID — Sudah sepekan, terdakwa kasus dugaan suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau, Legal Manager PT Duta Palma Suheri Terta, divonis bebas. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan lambatnya Pengadilan Negeri Pekanbaru dalam memberikan salinan putusan.

Plt Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, mengatakan, jaksa penuntut umum (JPU) belum juga menerima salinan putusan tersebut, untuk dipelajari lebih lanjut. Sebab, untuk menentukan langkah selanjutnya dalam menyikapi putusan tersebut perlu putusan salinan.

“Hari ini tepat seminggu majelis hakim membacakan putusan, namun sangat disayangkan sampai dengan saat ini JPU KPK belum juga menerima salinan putusannya untuk dipelajari lebih lanjut,” kata Ali dikonfirmasi, Rabu (16/9).

Karenanya, KPK belum menentukan sikap untuk menempuh upaya hukum kasasi atas vonis bebas yang divonis PN Pekanbaru. Sebab, hingga kini Jaksa KPK masih menyatakan pikir-pikir atas vonis bebas tersebut.

“Sejauh ini JPU masih bersikap pikir-pikir dengan batas waktu sesuai KUHAP adalah 14 hari setelah putusan dibacakan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru memvonis bebas terdakwa Legal Manager PT Duta Palma, Suheri Terta. Majelis hakim tidak sepakat dengan tuntutan Jaksa KPK yang menuntut hukuman empat tahun penjara serta denda Rp 150 juta subsider enam bulan kurungan.

Komentar

Loading...