Program Duta Covid-19 Sulsel, Begini Jumlah Anggaran yang Dihabiskan

Kepala BPBD Sulsel, Ni'mal Lahamang

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Ni’mal Lahamang mengatakan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) khusus untuk Program Duta Wisata Covid-19 telah dicairkan dan masuk dalam tahap ke tujuh.

Dari pencairan anggaran yang sebelumnya sebanyak Rp500 miliar. Ia mengaku, di tahap pertama hingga tahap ke tujuh pihaknya pernah meminta anggaran paling banyak sebesar 15 miliar.

Hal itu lantaran, tagihan dan kebutuhan hotel yang meningkat saat puncak pandemi yakni pada bulan Mei.

“Awal-awal pandemi kan yang banyak itu pemulangan ijtima, terus di bulan Mei itu puncaknya hampir 15 miliar,” kata Ni’mal saat ditemui di Gedung Kartini, Rabu (16/9/2020).

Sebelumnya, ia menjelaskan dalam pencairan anggaran disesuaikan berdasarkan kebutuhan seperti tagihan hotel, biaya konsumsi dan lain sebagainya.

“Pernah saya minta Rp5 miliar, Rp10 miliar. Nah untuk tahap tujuh ini saya minta Rp10 miliar terus kalau habis baru minta lagi, jadi sesuai kebutuhan,” bebernya.

“Dari Rp500 itu sudah ada yang terpakai dan ada datanya di BKD,” sambungnya kemudian.

Lebih jauh, Ni’mal menambahkan penggunaan anggaran BTT untuk program duta Covid-19 mulai menurun. Pasalnya, peserta duta Covid-19 yang dirawat di hotel juga mulai berkurang.

“Ini mulai turun lagi dan itukan kita sudah tahu bahwa sisa 2 hotel yang terbuka. Jadi turun lagi, tapi yang dikhwatirkan ini jangan sampai bertambah lagi, tapi tidak masalah karena hotel sudah siap,” tutupnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...