Siapa Bos Andi Irfan Jaya? Nasir Jamil Minta Diusut

IRFAN JAYA

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kejaksaan Agung dan KPK diminta mengusut tuntas keterlibatan mantan politisi Partai NasDem, Andi Irfan Jaya dalam kasus dugaan korupsi Djoko Tjandra. Kini, Andi Irfan sudah jadi tersangka kasus korupsi bersama Jaksa Pinangki Sirna Malasari dan Djoko Tjandra oleh Kejaksaan.

Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil mempersilahkan penegak hukum untuk mengusut tuntas adanya dugaan keterlibatan parlemen dalam perkara Djoko Tjandra. Namun, harus tetap terpenuhi alat buktinya dan kedepankan azas praduga tak bersalah.

“Kalau ada oknum di DPR yang bermain, dikembalikan ke partai politik masing-masing. Kalau kita berpatokan pada equality before the law (semua sama di depan hukum), tidak ada hambatan sebenarnya. Namun, tetap kedepankan praduga tak bersalah,” kata Nasir, Rabu 16 September 2020.

Menurut dia, DPR juga bagian dari lingkaran kekuasaan dan Djoko Tjandra kelasnya pasti bersandar pada kekuasaan di republik ini. Oleh karena itu, sebaiknya diusut tuntas jika memang ada bukti keterlibatan anggota dewan.

“DPR itu kan bagian dari lingkaran kekuasaan. Sekelas Joko Tjandra pasti bersandar pada kekuasaan di negeri ini. Jadi, tidak mau main setengah-setengah,” tandasnya.

Sementara itu, mantan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Patrice Rio Capella mengatakan kasus dugaan korupsi Djoko Tjandra ini tampaknya ada tiga klaster yakni klaster jaksa, klaster kepolisian dan klaster politisi. Makanya, Andi Irfan ditetapkan tersangka tapi diduga yang bersangkutan bukan pemain tunggal.

Komentar

Loading...