Tolak Tes Swab, Siap-siap Dijemput Polisi

Kadis Kesehatan Makassar, Naisyah Tun Azikin

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Masyarakat dengan hasil rapid test reaktif tidak bisa lagi menolak dilanjutkan untuk tes swab. Polrestabes Makassar akan menjemput langsung ke lokasi.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes)Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kapolrestabes Makassar, Yudhiawan Wibisono perihal banyaknya masyarakat yang menolak dites swab. Setelah hasil rapidnya terbukti reaktif.

“Sudah koordinasi dengan Kapolrestabes, ‘kalau ada reaktif dari tim penindakan kalau menolak diswab kasi tau saya biar dijemput’, kata Naisyah menirukan perkataan Kapolrestabes, Selasa (15/9/2020).

Selama ini, kata Naisyah, banyak masyarakat pelanggar protokol kesehatan yang enggan melanjutkan pemeriksaan ke tahap swab. Alasannya karena mereka takut.

“Ada beberapami yang sudah kita swab, tetapi ada juga yang tidak mau. Mereka menolak,” ujarnya.

Bahkan, dari kasus yang ada, lanjut Naisyah, persentase masyarakat yang melanjutkan ke tes swab tidak sampai setengah dari yang dinyatakan reaktif rapid test. Padahal, mereka bisa saja positif.

“Ada kemarin 32 reaktif, hanya 13 yang lanjut ke swab karena (sisanya) menolak. Banyak menolak,” keluh Naisyah.

“Ini kan penanggung jawab rapid di Diskes ada. Namanya Bu Yanti, begitu tim penindakan turun maka lapor ke bu Yanti. 15 yang dirapid tiga reaktif, nah 3 itu alamatnya di mana, besok harus ditindaki dia melapor, 1 orangji yang mau(swab),” sambungnya.

Komentar

Loading...