Ahok Beber Bobrok Pertamina, Umar Zunaidi Hasibuan: Lapor Saja ke KPK

Umar Hasibuan. (Foto by: @umar_hasibuan75)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Wali Kota Tebing Tinggi, Umar Zunaidi Hasibuan menanyakan prestasi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahja Purnama alias Ahok selama menjabat di perusahaan pelat merah itu.

Dia meminta Ahok untuk melaporkan ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) jika ada kejanggalan di perseroan dari pada koar-koar membuka aib pertamina.

“Ahok itu prestasinya apa sih? Sekarang koar-koar bongkar bobrok pertamina? Bongkar saja atau Lapor saja ke KPK RI,” tulis Umar Hasibuan di laman twitternya @umar_hasibuan75, dikutip FIN, Kamis (17/9).

Wakil Ketua Lembaga Ekonomi Nahdatul Ulama (PBNU) ini menyarankan Ahok agar tidak membuat gaduh dengan pernyataan-pernyataannya. Dia menilai, apa yang disampaikan Ahok hanya untuk mencari sensasi.

“Kalau memang direksi Pertamina bobrok jangan kebanyakan bacot. Sudahlah Ahok zaman covid-19 kita butuh ketenangan jangan bikin sensasi.” Tulis Umar Hasibuan.

Dia mengatakan, seharusnya Ahok tahu bahwa tugas Komisarsi itu ada dua. Pengawasan dan super visi. Komisaris bukan pengguna anggaran. Dia menilai Ahok tidak cocok bekerja di BUMN.

“Ahok ini tak cocok kerja di pemerintahan cocoknya di swasta biar dia bebas ngebacot. Menteri BUMN atasannya langsung dia serang apalagi direksi Pertamina.” Ujar Umar Hasibuan.

Hasibuan kemudian menyamakan Ahok dengan Politikus PDI-P Arteria Dahlan.

“Ahok dan Arteria Dahlan. Kalian berdua Bisa gak berhenti sejenak bikin suasana gaduh? Kondisi covid-19 sekarang lagi mencekam kalian masih bisa-bisanya bikin suasana gaduh.” Pungkas Hasibuan. (fin)

Komentar

Loading...