Cerita Petugas Jenazah Covid-19 Saat-saat Genting, Zainuddin Terpaksa Ngompol

Kamis, 17 September 2020 08:38

Ilustrasi pemakaman jenazah covid-19-- (Dok. Kemensos)

Jenazah lantas disalati. Sementara, dengan berpakaian lengkap tersebut, pernah sekali waktu salah satu petugas, M. Zainudin, terpaksa mengompol karena tidak ada waktu untuk melepas APD yang dia kenakan.

Pada saat pemakaman jenazah, pria kelahiran 1992 itu tak mampu menahan buang air setelah menahannya selama 8 jam.

Waktu itu jenazah Covid yang harus ditangani berjumlah empat dalam waktu beruntun. APD yang hanya bisa digunakan sekali pakai membuatnya terpaksa mengompol.

Tak hanya itu, Zainudin akhirnya memutar otak dan mencari alternatif lain agar dirinya bisa buang air kecil.

“Saya orangnya gampang mabuk dan beser, apalagi harus mengurus sehari sampai 5 jenazah. Setelah menahan 8 jam pemakaman beruntun, saya terpaksa ngompol. Bayangkan saja, rasanya udah di ujung dan masih harus memikul peti yang jaraknya 1 km. Pas sampai di kantor dan bisa mandi, rasanya dunia akhirat milik saya,” akunya sembari tertawa.

Zainudin menambahkan, ia terpaksa melubangi baju APDnya agar bisa buang air kecil sewaktu-waktu. Pria asli Jombang itu pun sempat berpikir untuk menggunakan popok dewasa untuk mengantisipasi buang air kecil di saat sibuk mengurus jenazah Covid-19.

Bagikan berita ini:
7
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar