Densus 88 Antiteror Ikut Garap Penusuk Syek Ali Jaber

Alfin Andrian-- medsos/pojoksatu

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyelidikan terhadap Alfin Andrian, pelaku penusukan Sykeh Ali Jaber saat memberikan tausiah di Bandarlampung, Minggu (13/9) lalu belum usai.

Terbaru, Mabes Polri mengirimkan Densus 88 Antiteror ke Bandarlampung.

Itu dilakukan untuk menyelidiki kemungkinan adanya asiliasi atau jaringan tertentu di belakang pemuda 24 tahun tersebut.

Demikian disampaikan Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono kepada wartawan, Kamis (17/9/2020).

“Dari Densus (88 Antiteror) juga turun ke sana (Bandarlampung),” ungkap Argo.

Dengan menerjukan tim Densus 88 Antiteror, diharapkan bisa terungkap apakah pelaku beraksi seorang diri atau dibantu kelompok tertentu.

“Tentunya mau melihat apakah tersangka ini melakukannya sendirian atau ada yang menyuruh atau ada orang lain,” jelasnya.

Kendati demikian, Argo belum bisa menyampaikan hasil penyelidikan yang dilakukan Tim Densus 88 Antiteror di lapangan.

Sampai saat ini, sambungnya, proses penyelidikan masih terus dilakukan.

“Semua sedang kami selidiki,” sambung mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini.

Argo menyebut bahwa Mabes Polri juga sudah mengirimkan penyidik untuk membantu kerja penyidik Polresta Bandarlampung.

Tak hanya itu, Korps Bhayangkara itu juga mengirimkan dokter dan ahli psikologi untuk menganalisa kejiwaan Alfin Andrian.

Untuk diketahui, pernyataan yang menyebut Alfin Andrian pelaku penusukan Syekh Ali Jaber mengalami gangguan jiwa, banyak tidak dipercaya banyak pihak.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...