Densus 88 Antiteror Ikut Garap Penusuk Syek Ali Jaber

Kamis, 17 September 2020 14:25

Alfin Andrian-- medsos/pojoksatu

Argo menyebut bahwa Mabes Polri juga sudah mengirimkan penyidik untuk membantu kerja penyidik Polresta Bandarlampung.

Tak hanya itu, Korps Bhayangkara itu juga mengirimkan dokter dan ahli psikologi untuk menganalisa kejiwaan Alfin Andrian.

Untuk diketahui, pernyataan yang menyebut Alfin Andrian pelaku penusukan Syekh Ali Jaber mengalami gangguan jiwa, banyak tidak dipercaya banyak pihak.

Sebaliknya, mereka menuntut agar Alfin Andrian tetap diproses hukum sampai tuntas.

Sampai saat ini, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) masih terus mendalami informasi yang menyebut Alfin Andrian gila.

Demikian disampaikan Kepala BNPT Boy Rafli Amar dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI, Selasa (15/9).

“Berdasarkan keterangan beberapa saksi dan informasi dari lingkungan keluarga menyebutkan pelaku penusukan Syekh Ali Jaber mengalami gangguan jiwa sudah sejak 5 tahun lalu,” tuturnya.

Ia menjelaskan, keterangan pelaku mengalami gangguan jiwa itu dibuktikan dengan surat keterangan tahun 2016 yang diterbitkan sebuah rumah sakit di Lampung.

Bagikan berita ini:
3
8
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar