Gedung Kejagung Dibakar, Komisi III: Bisa Dipastikan Terkait Kasus Besar

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.

FAJAR.CO.ID — Keterangan dari Bareskrim Polri hari ini (17/9) menyatakan, kebakaran yang melahap sebagian besar bangunan gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) terjadi bukan karena hubungan arus pendek listrik, namun juga berasal dari nyala api terbuka. Artinya, ada unsur kesengajaan hingga tindakan ini memiliki unsur pidana.

Terkait penemuan Bareskrim Polri ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mendesak kepolisian untuk segera mencari pelaku utama dari aksi pembakaran tersebut.

“Saya meminta Polri untuk segera mencari pelaku utama dan saya yakin Polri maupun Kejaksaan memiliki kapasitas untuk mengungkap kasus ini,” ujar Sahroni dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (17/9).

Politikus Partai Nasdem itu juga menuturkan, kalau dilihat dari waktu kejadiannya, maka bisa dipastikan bahwa kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung itu ini terkait dengan kasus besar yang tengah ditangani oleh kejaksaan.

“Kalau kita lihat waktunya, maka pembakaran ini bersifat sistematis dan terjadi memang saat Kejagung tengah mengusut kasus besar yang juga melibatkan pihak internal. Publik pasti menyoroti kasus itu,” katanya.

Sahroni juga menyebut bahwa kuat dugaan bahwa tindakan pembakaran ini ditujukan untuk menjatuhkan moral kejaksaan dalam menangani kasus kakap yang tengah ditanganinya itu.

“Siapapun yang melakukan hal ini sudah melakukan kejahatan tingkat tinggi terhadap lembaga negara. Karena itu kami di Komisi III DPR RI juga berkomitmen untuk mengawal terus kasus ini hingga semuanya terang benderang,” ungkapnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...