Huawei Datangkan Insinyur Rusia untuk Membantu Mengembangkan HarmonyOS

Tampilan logo HarmonyOS. (Huawei)

FAJAR.CO.ID, TEKNO — Huawei telah membawa tim penelitian dan pengembangan dari Rusia untuk bergabung dalam pengembangan sistem operasi milik perusahaan, yang dijuluki HarmonyOS (atau HongMengOS di China).

Menurut laporan GlobalTimes, tim R&D raksasa teknologi China itu memiliki sekitar 1.500 staf di kota-kota termasuk Moskow, St. Petersburg, Nizhny Novgorod, dan Novosibirsk.

Tim Rusia ini telah melakukan kontak dekat dengan mitra pengembangan Huawei untuk membantu produk penelitian agar “lebih kompatibel dengan ekosistem seluler Huawei”.

Awal bulan ini, perusahaan telah mengumumkan HarmonyOS 2.0, dengan beta-nya tiba pada Desember 2020 dan smartphone diluncurkan sekitar 2021.

Sementara pengembangan sistem operasinya sendiri secara langsung dipengaruhi oleh tekanan sanksi AS baru-baru ini, Huawei tidak meninggalkan platform Android.

Bagi mereka yang tidak sadar, Huawei kehilangan akses ke layanan seluler Google pada tahun 2019 karena menghadapi larangan. Sejak itu, pembatasan telah diperkuat untuk mempersulit Huawei mendapatkan akses ke teknologi buatan AS.

Saat ini, Huawei menghadapi larangan ekstensif, dengan rantai pasokan yang terancam diputus.

Jadi berita tentang tim Rusia yang mengerjakan HarmonyOS 2.0 menyiratkan bahwa perusahaan sedang berupaya untuk mengeluarkan OS baru tepat waktu sebelum kemungkinan benar-benar kehilangan akses ke sistem OS Android.(fajar)

loading...

Komentar

Loading...