Pejabat Pemprov Dilapor Janda 2 Anak, Gubernur: Skandal Begituan Susah Dibuktikan

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. Foto: sumutpos.co

FAJAR.CO.ID, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, mengakui telah mendengar kabar bahwa pejabat Pemprov Sumut berinisial SB, diduga terlibat kasus pornografi atas laporan seorang janda anak dua inisial DS di Polda Sumut.

Namun, Edy juga mengakui bahwa yang bersangkutan akan pensiun pada Oktober mendatang.

“Bulan depan (pensiun),” katanya menjawab wartawan usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Sumut, Senin (14/9).

Gubsu menekankan, pihaknya akan menindak tegas SB jika memang terbukti secara fakta hukum melakukan perbuatan tak terpuji dimaksud. “Oh pasti (ditindak tegas, Red),” katanya.

Begitupun, Edy menyebut bahwa dugaan kasus pornografi dan skandal anak buahnya tersebut sudah ditangani aparat penegak hukum. Ia meminta semua pihak untuk tetap mengedepankan azas praduga tidak bersalah.

“Sudah ditangani yang berwajib. Yang namanya skandal begituan itu susah dibuktikan. Jadi mari tunggu pihak berwajib bekerja,” pungkasnya.

Inspektorat Sumut sebelumnya menyebut jika benar dugaan kasus terhadap SB ini, maka yang bersangkutan dapat dihukum berat.

“Ya (dapat dihukum berat) kalau memang benar itu pemberitaan, dapat dikenakan hukuman etik dari aturan perundang-undangan,” kata Inspektur Sumut Lasro Marbun.

Diakui dia, pihaknya belum ada terima laporan resmi dari pihak mana pun atas dugaan kasus ini, sehingga masuknya lebih ke ranah etik aparatur sipil negara.“Gak, saya pikir (dugaan kasus tersebut) lebih masuk ke ranah etik ya. Kami tidak bisa proses itu. Dan belum ada laporan resmi juga ke kami dari pihak-pihak bersangkutan,” ujarnya.

Komentar

Loading...