Penerapan PSBB Makassar, Pj Wali Kota: Bergantung Kepatuhan Masyarakat

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) belum merencanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pemkot kini fokus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, mengungkapkan bahwa, PSBB tidak akan diterapkan di Makassar jika masyarakat masih patuh pada protokol kesehatan. Jadi semua bergantung dari kepatuhan masyarakat.

“Untuk sementara belum (PSBB). Penekanan kita, sepanjang masyarakat kita mau menerapakan protokol kesehatan, maka kita memberikan kelonggaran lebih luas untuk bisa menggerakkan ekonomi,” ujar Rudy saat ditemui, Rabu (16/9/2020).

Saat ini, kata Rudy, Pemkot fokus pada pemulihan ekonomi yang sempat terpukul akibat penerapan PSBB beberapa waktu lalu. Sehingga perlu kajian mendalam sebelum PSBB diterapkan kembali.

“Karena kami memandang bahwa warga masyarakat kita cukup terpukul dengan adanya pandemi ini, kalau kita psbb akan lebih memukul lagi perekonomian sebagian masyarakat yang khususnya terkena dampak PSBB sehingga kita akan melakukan upaya maksimal bagaimana terus menerus menyadarkan masyarakat kita untuk patuh pada protokol kesehatan,” papar Rudy.

Bahkan, Rudy belum memikirkan PSBB tahap ketiga. Pihaknya masih ingin melihat perkembangan kasus Covid kedepan. Sembari mencoba menggeliatkan lagi sektor ekonomi.

“Kalau di Kota Makassar kita tidak berpikir lagi melakukan PSBB. Kenapa? Karena kita masih sedang mempertimbangkan upaya pengendalian covid itu masih tetap dibarengi dengan pemulihan ekonomi,” tandasnya. (ikbal/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...