Pengakuan Mengejutkan Syekh Ali Jaber Pasca Insiden Penusukan

Kamis, 17 September 2020 07:51

Syekh Ali Jaber bersama Gus Miftah

“Waktu itu, saya mau buat vlog memakai ponsel ibu wisudawan itu dan mengatakan, ‘Selamat ibu dan anaknya mendapat hadiah umrah,’ tapi memori ponselnya penuh makanya saya bilang ke jamaah untuk pinjam hpnya,” terang Syekh Ali Jaber.

Meski mendapatkan serangan, Syekh Ali Jaber mengaku masih beruntung karena dirinya memakai jubah hitam sehingga darah yang bercucuran tidak begitu terlihat jelas.

“Untung saya pakai jubah hitam, belasan tahun saya sudah lama enggak pakai jubah hitam, selalu putih, kalau warna putih bisa stres jamaah yang rata-rata anak-anak itu karena hitam saja baju sudah basah semua,” katanya.

“Saya mengucap alhamdulillah, baru innalillah, karena ujian manusia datang saat dia mengalami musibah, apakah dia masih ingat untuk memuji Tuhan,” sambungnya.

Syekh Ali Jaber yang melerai supaya jamaah tidak menghakimi pelaku juga mengatakan jika remaja yang menusuk dirinya itu bukan sampah dan tidak sepatutnya diperlakukan seperti itu.

“Dia memang salah, tapi memang bukan begitu caranya. Dia tetap manusia, mohon diamankan sampai datang kepolisian. Bahkan waktu diamankan ada jemaah yang kesal, mau ditarik kakinya. Saya cegah dan bilang eh ini manusia bukan sampah,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
6
10
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar