Tompi Ajak Musisi Tidak Perform di Acara Pilkada Selama Pandemi

Tompi

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Tahapan kampanye kontestasi Pilkada Serentak 2020 tak lama lagi akan bergulir. Musisi Tompi menyuarakan rekan sejawatnya untuk turut mencerdaskan setiap calon kepala daerah.

Hal tersebut diutarakan pelantun lagu Selalu Denganmu itu di laman media sosial Twitternya @dr_tompi, Rabu (16/9/2020).

“Musisi HARUS NYA KOMPAK UTK TDK MAU PERFORM DI ACARA PILKADA SELAMA MASA PANDEMIK. Kita harus mencerdaskan orang-orang yang akan terpaksa kita pilih,” cuitnya.

Keresahan ini merupakan buntut dari diberikannya lampu hijau terhadap kandidat Pilkada 2020 menggelar konser musik saat kampanye. Dimana pandemi Covid-19 belum juga berakhir, bahkan peningkatan penyebarannya semakin mengkhawatirkan.

Membolehkan konser musik terbuka untuk pilkada adalah potensi petaka. Kagak pake konser aja udah keok, ini masih dibolehin konser???,” ketus Tompi.

Tak puas, Tompi pun mempertanyakan peran DPR yang seolah diam dan mendukung kebijakan KPU mengizinkan gelaran konser musik saat kampanye.

“DPR kagak bunyi untuk melarang ini?,” tanya Tompi singkat.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku tidak bisa menghalangi kandidat Pilkada Serentak 2020 untuk berkampanye dengan menggunakan konser musik. Hal itu diatur dalam pasal 63 ayat (1) PKPU Nomor 10 Tahun 2020.

Komisioner KPU I Dewa Kade Wiarsa Raka mengatakan, pihaknya tidak bisa mengubah hal itu karena terbentur dengan UU Pemilu. Sehingga masih diperbolehkannya untuk menggelar konser.

“Bentuk-bentuk kampanye sudah diatur di situ, tentu KPU tidak bisa mengubah dan meniadakannya,” katanya.

Namun demikian Raka mengimbau kepada masyarakat untuk bisa ikut serta kampanye secara virtual. Sehingga bisa mengurangi jumlah peserta yang hadir secara fisik. (endra/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...