UMKM Keluhkan Waktu Lama untuk Daftar HAKI, Sekjen Kemenhumham: Jangan Berbelit Belit

Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI, Bambang Rantam Sariwanto

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Beberapa UMKM di Kota Makassar mengeluhkan terkait waktu yang cukup lama untuk menunggu sertifikat merek didapatkan.

Selain itu, proses pendaftaran Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) juga membutuhkan waktu yang panjang dan biaya yang digunakan pun cukup mahal.

Diketahui setiap pengurusan sertifikasi tentu memiliki beberapa persyaratan dan prosedur yang harus dilalui. Mulai dari pengisian formulir, melengkapi beberapa berkas, hingga masih harus menunggu permohonan pendaftaran merek dan sertifikat merek keluar.

Sedangkan pada biaya yang dinilai terlalu mahal, itu disebabkan karena banyaknya uji kompetensi yang harus dilakukan sebelum suatu produk dinyatakan memenuhi standar, sehingga dikenakan biaya yang tidak murah.

Mendengar itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI, Bambang Rantam Sariwanto menegaskan pihaknya akan mempercepat dan mempermudah prosedur untuk mendapat sertifikat merek tersebut.

“Saya sudah sampaikan untuk menyakinkan dan berikan kepada para UMKM bahwa bisa lebih cepat dan ini menjadi perintah. Seluruh yang terkait dengan sertifikat untuk mendorong pertumbuhan UMKM, membangun zona integritas agar lebih dipercepat dan jangan berbelit-belit,” tegasnya, Kamis (17/9/2020).

Sementara, Direktur Merek dan Indikasi Geografis, Nofli menyebut jika keterlambatan sertifikat merek keluar, lantaran pihak UMKM sendiri yang tidak memberikan data lengkap kepada Kemenhumham.

Menurutnya, pemilik usaha tidak melengkapi berkas sesuai persyaratan yang telah ditentukan.

Komentar

Loading...