Ditanya Soal Hubungannya dengan Jaksa Pinangki, Begini Penjelasan Andi Irfan Jaya

Jaksa Pinangki

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Penyidik Direktorat pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung telah selesai memeriksa tersangka Andi Irfan Jaya pada Jumat (18/9/2020).

Pemeriksaan tersebut dilakukan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bagian dari sinergisitas antar aparat penegak hukum.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung, Hari Setiyono menyampaikan, penyidik Kejagung mencecar mantan politikus Partai Nasdem itu terkait kerjasamanya dengan Jaksa Pinangki Sirna Malasari dalam pengurusan fatwa hukum Djoko Tjandra.

“Diduga melakukan kerjasama atau berhubungan langsung dengan oknum Jaksa Pinangki Sirna Malasari dalam merencanakan meminta fatwa agar terpidana Djoko Soegiarto Tjandra tidak dieksekusi dalam perkara tindak pidana korupsi sebelumnya, yaitu perkara Cessei Bank Bali,” kata Hari dikonfirmasi, Jumat (18/9).

Sebab diduga, Andi Irfan jaya menjadi perantara uang suap sebesar USD 500 ribu dari Djoko Tjandra kepada Jaksa Pinangki Sirna Malasari. Pengurusan fatwa di MA itu agar Kejagung tak mengeksekusi Djoko Tjandra dalam kasus korupsi hak tagih Bank Bali.

“Pemeriksaan saksi dilaksanakan guna melengkapi kekurangan bahan keterangan karena terdapat perkembangan fakta-fakta hukum yang harus diklarifikasi dan ditanyakan kepada saksi yang juga berstatus sebagai Tersangka dalam perkara tersebut,” tegas Hari.

Pemeriksaan Andi Irfan dilakukan di Gedung KPK, karena mempertimbangkan efektifitas dalam rangka upaya pencegahan penularan Covid 19. Karena Andi Irfan memang ditahan di rumah tahanan (Rutan) KPK.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...