Sejumlah Bocah Tipu Anak Presiden, Pakai Modus Jual Barang Limited Edition

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID — Kelompok penipuan online dengan modus pelelangan barang-barang bermerk dan edisi terbatas atau limited edition, berhasil diungkap Bareskrim Polri. Penipuan ini dilakukan melalui media sosial.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, kasus ini berawal dari laporan polisi yang dibuat warga pada 8 September 2020. Usai dilakukan penyelidikan, aparat berhasil menangkap empat orang tersangka di wilayah Medan dan Aceh. Mereka adalah AF, GR, MR, dan DRY.

Usai dicek identitasnya, keempatnya dipastikan masih di bawah umur, dengan rentang usia 15-17 tahun. Mereka seluruhnya masih berstatus sebagai pelajar SMP.

Para pelaku ini memasang iklan penjualan barang-barang bermerk di akun instagram. “Kemudian di situ korban melakukan transaksi dan mengirim ke rekening tertentu yang diketahui rekening penampungan,” kata Awi di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (18/9).

Mengingat, para pelaku masih di bawah umur, maka pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) setempat. Berdasarkan penyelidikan awal, para pelaku ini berhasil meraup untung di atas Rp 100 juta dari aksi penipuan tersebut.

“Dari hasil pendalaman bahwasanya hasil uang penipuan online oleh para tersangka ternyata untuk foya-foya. Mulai beli pulsa, HP, jam tangan, dan lain-lain,” ucap Awi.

Tak main-main, korbannya tidak hanya warga biasa. Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep juga teridentifikasi berhasil diperdaya oleh para bocah ingusan tersebut.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...