Tegas, Appi-Rahman Tolak Berkampanye Menggunakan Konser Musik di Masa Pandemi

Appi-Rahman Tolak Berkampanye Menggunakan Konser Musik di Masa Pandemi

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota Makassar Munafri Arifuddin – Rahman Bando tak sependapat dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait izin konser musik saat pelaksanaan Pilkada.

Seharusnya para kandidat tidak menggelar event-event yang bisa memancing kerumunan massa.

Suara penolakan ini merupakan buntut dari diberikannya lampu hijau terhadap kandidat Pilkada 2020 menggelar konser musik saat kampanye. Dimana pandemi Covid-19 belum juga berakhir, bahkan peningkatan penyebarannya semakin mengkhawatirkan.

“Kami menolak berkampanye menggunakan konser musik di tengah pandemi,” tegas Appi-Rahman dengan slogan ‘Makassar Bangkit’ itu.

Dibanding konser musik yang menimbulkan kerumunan massa dan melanggar protokol kesehatan, Appi-Rahman akan lebih mengoptimalkan media sosial.

Jika memang terpaksa harus menggelar konser maka konsernya dihelat secara virtual. Seperti yang telah ia contohkan saat gelaran deklarasi lalu. Dalam deklarasi dengan penerapan protokol kesehatan ketat itu, Appi-Rahman menghadirkan duo musisi nasional, Ari Lasso dan Andra ‘Dewa 19’.

Sebelumnya diberitakan, KPU tidak melarang para kandidat Pilkada serentak 2020 menggelar konser musik di tengah pandemi Covid-19 dalam rangka kampanye. Hal itu diatur dalam Pasal 63 ayat (1) PKPU Nomor 10 tahun 2020.

Tak hanya konser musik, aturan itu juga memberi lampu hijau para kandidat untuk menggelar kegiatan lain yang berpotensi mengumpulkan massa. Seperti pentas seni, jalan santai, sepeda santai, bazar, donor darah dan lain-lain. (endra/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...