Tidak Ingin Sampai ke Rana Hukum, Gubernur NA: Tapi Saya Tidak Bisa Tahan Masyarakat

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Belum lama ini, anak dan kerabat Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mendapat tudingan bahwa memiliki hubung dengan perusahaan tambang pasir laut dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yaitu Makassar New Port (MNP).

Mendengar itu, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menjamin pihaknya tidak terlibat dalam proyek penambangan tersebut.

Bahkan, saat dikonfirmasi terkait apakah ada keinginan untuk melaporkan ke pihak berwajib, ia mengatakan tidak ingin memperpanjang masalah itu hingga ke rana hukum.

Lantaran, kata dia, tidak ada pemimpin yang melaporkan rakyatnya. Hanya saja, mantan Bupati Bantaeng dua periode itu mengaku tidak dapat menahan orang-orang yang mendukung dan masih menginginkan Provinsi Sulsel berada di bawah nahkodanya.

“Pastilah, tapi bukan saya. Sudah banyak yang meminta saya untuk laporkan ke polisi. Kalau saya sih mungkin tidak, tapi orang-orang yang masih menyayangi kita, menginginkan kita bekerja tenang, mungkin saja. Karena saya juga tidak bisa menahan masyarakat yang mencintai saya dan melaporkan ke polisi,” ucapnya.

Kendati demikian, ia meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terpengaruh dan berakhir terpecah belah.

“Saya lihat juga ada masyarakat sana yang membentangkan spanduk. Saya mohon jangan mudah diprovokasi,” harapnya.

“Saya kira saya orang terdepan yang akan mengawal kepentingan rakyat tapi ini negara hukum. Jadi kalau ada yang melanggar, apalagi nambang di bawah 8 mil sudah kena UU itu,” sambungnya kemudian.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...