Duta Sehat Appi-Rahman dan Kisah ‘Nyeleneh’ Saat Meminta Warga Patuhi Protokol Covid

Duta Sehat Appi-Rahman dan Kisah 'Nyeleneh' Saat Meminta Warga Patuhi Protokol Covid

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Meningkatnya penularan virus Covid 19 di Indonesia, khususnya di Makassar, Sulawesi Selatan mengindikasikan potensi penularan masih terus berlangsung.

Terdorong hal ini, bakal calon walikota dan wakil walikota Makassar Munafri Arifuddin – Rahman Bando menggagas Duta Sehat dan Satgas Kesehatan Covid-19 sebagai upaya untuk ikut berkontribusi dalam rangka mengedukasi dan menyosialisasikan masyarakat terkait cara pencegahan penularan virus Corona.

Duta sehat yang semuanya beranggotakan perempuan, mayoritas mahasiswi dan model ini telah terjun ke masyarakat sejak awal pekan ini. Sebanyak 80 anggotanya dibagi menjadi 8 tim, satu tim diisi oleh 5 orang yang bergerak menyisir wilayah zona-zona merah di Makassar dimana tingkat penularannya terbilang tinggi. Termasuk juga merangsek ke ruang-ruang publik seperti pasar tradisional, kawasan kuliner, warkop, dan yang lainnya.

Tak mudah mengedukasi masyarakat terlebih meminta mereka patuh terhadap protokol kesehatan. Sebagian masyarakat masih menganggap tabu wabah ini. Bahaya dan dampaknya seringkali dipandang sebelah mata.

Jihan, salah satu Duta Sehat Appi-Rahman menceritakan pengalamannya saat terjun ke masyarakat mensosialisasikan bahaya dari virus ini. Berparas cantik, kulit putih bersih, dan tinggi semampai membuatnya tak luput dari gombalan iseng warga khususnya kaum adam.

Hari pertama ia ditugaskan di wilayah Rappoccini. Mengarahkan warga memakai masker, saling jaga jarak dan rajin cuci tangan. Perempuan 22 tahun ini bekerja selama 8 jam dalam sehari.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...