Saling Tatap Mata tapi Bukan Jatuh Cinta, Ehh… Malah Menganiaya


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Tatapan mata Junaedi, 23 tahun tampak tajam. Raut wajahnya pun tidak menampilkan ekspresi ceria.

Dia baru saja pulang berenang. Junaedi pun melintas di Kelurahan Tamala’ba, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Sabtu malam (19/9/2020).

Di sana, Junaedi berjalan seorang diri. Tampak dia begitu emosi saat bertatapan mata dengan seorang remaja. Namanya Junaedi Putera, 17 tahun.

“Apa lihat-lihat?,” tanya Junaedi sambil emosi.

Bukannya saling menyapa atau berkenalan. Emosi Junaedi pun membeludak. Bogem mentah langsung diarahkan kepada Junaedi Putera.

Kegaduhan pun terjadi. Warga sekitar panik. Kecamatan Ujung Tanah yang rawan aksi kriminal kembali pecah.

Kedua remaja yang namanya hampir sama ini adu jotos. Warga berusaha melerai. Namun tak sanggup.

Tahu sudah banyak warga yang berdatangan, Junaedi pun lari ke salah satu rumah keluarganya untuk mengamankan diri dari amukan massa.

Tim Unit Patroli Reaksi Cepat (UPRC) Angngaru Polres Pelabuhan langsung bergegas ke lokasi penganiayaan, beberapa menit sebelum operasi yustisi digelar.

“Pelaku bersembunyi di rumah keluarganya. Sudah banyak massa yang bergerombol dan menunggu pelaku (Junaedi) di tempat tersebut,” kata Kasat Sabhara Polres Pelabuhan, Iptu Asfada, Minggu (20/9/2020).

Setibanya aparat bersenjata api dan berbadan kekar di lokasi, pelaku penganiayaan itu pun keluar dan dibawa ke Polres Pelabuhan Makassar untuk diproses.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...