Sebut Pilwalkot Makassar Ibarat Pertarungan Adama vs Dilan, Ini Alasan Hanura


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Pilwalkot Makassar 2020 diprediksi berlangsung sengit. Terdapat empat pasangan calon yang bakal meramaikan kontestasi politik tersebut.

Meski demikian, pertarungan sesungguhnya hanya melibatkan dua kandidat yakni mantan wali kota, Danny Pomanto (DP) versus mantan wakil wali kota, Syamsu Rizal (Deng Ical).

Ketua Hanura Makassar, HM Yunus menyampaikan semua pasangan calon tentu punya peluang memenangkan Pilwalkot Makassar. Namun, berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga maupun internal parpol, kebanyakan menempatkan elektabilitas DP-Fatmawati (Adama) dan Deng Ical-Fadli Ananda (Dilan) pada urutan teratas.

Tanpa meremehkan dua pasangan kandidat lain yakni Appi-Rahman dan None-Zunnun, Yunus menyebut elektabilitas DP dan Deng Ical tinggi karena mereka ibaratnya petahana. Malah, mengherankan bila mendadak ada hasil survei yang merilis elektabilitas keduanya jeblok dan menempatkan kandidat lain di urutan pertama.

“Logis dan jujur saja deh, Pilwalkot Makassar kali ini sesungguhnya menjadi pertarungan antara mantan wali kota dan mantan wakil wali kota. Hasil survei dari lembaga kredibel dan internal parpol ya sisa dua pasangan calon ini (Adama dan Dilan) yang bersaing, selisih elektabilitas mereka pun hanya terpaut tipis,” kata Yunus, Minggu (20/9/2020).

Berdasarkan hasil survei internal parpol pengusung Dilan, Yunus mengimbuhkan tren elektabilitas pasangan doktor dan dokter ini paling oke dan meyakinkan kenaikannya. Survei internal PDIP merilis selisih elektabilitas Adama dan Dilan tersisa di bawah 5%. Sedangkan survei internal PKB merilis selisih elektabilitas Adama dan DP sudah masuk rentang margin of error.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...