Desakan Penundaan Pilkada, ARA: Appi-Rahman Konsisten Tanggulangi Covid-19


FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Sejumlah pihak meminta agar jadwal pelaksanaan pilkada ditinjau ulang. Alasannya karena faktor kemanusiaan dan keselamatan karena pandemi Covid-19 sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Tak terkecuali Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin. Ditegaskan, ia bakal mengusulkan penundaan Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Makassar apabila pasangan calon (Paslon) melakukan pelanggaran protokol kesehatan pada setiap tahapan berlangsung.

“Pemerintah pusat mengizinkan digelar Pilkada, tapi dengan syarat tidak mengancam kesehatan dan ekonomi masyarakat. Jika pada saat proses pelaksanaannya ternyata mengancam keselamatan warga, bisa saja kita mengusulkan untuk dilakukan penundaan,” ungkap Rudy di Posko Induk Gugus Tugas Kota Makassar, jalan Nikel Raya, Sabtu (19/9/2020).

Merespon pernyataan Pj Walikota, Panglima Sekber Partai Koalisi bakal pasangan calon (bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin – Rahman bando (Appi-Rahman), Adi Rasyid Ali (ARA) menyampaikan perlu penegasan dan regulasi jelas terhadap paslon yang acuh atau mengabaikan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan sosialisasi dan kampanye.

“Memang kita harus tegas kalau ternyata paslon tidak peduli dengan persoalan Covid-19 maka bisa saja ditunda,” ungkap ARA melalui pesan WhatsApp, Senin (21/9/2020).

Melihat situasi pandemi yang belum kondusif, sejak awal Appi-Rahman fokus dalam menanggulangi Covid-19 khususnya di Makassar. Kerja-kerja nyata pasangan berjargon Makassar Bangkit ini terlihat dari program yang digagasnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...