Fakta Seputar Pembunuhan dan Mutilasi di Apartemen Pasar Baru Mansion

DAF, pelaku pembunuhan dan mutilasi korban RHW saat dihadirkan dalam gelar rekonstruksi di lokasi kejadian. Foto: Fransikus Adryanto Pratama/jpnn

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Polisi menemukan fakta baru usai melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan dan mutilasi di Apartemen Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat.

Hasil rekonstruksi ternyata kedua tersangka yaitu DAF (26) dan LAS (27) sempat tidur bersama potongan tubuh korban selama satu malam. LAS (27) dan DAF(26), kedua pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap korban Rinaldy Harley Wismanu (RHW) itu dengan santainya tidur bersama jenazah di dalam apartemen selama 1 malam.

“Pada saat dieksekusi tanggal 9 (September) kedua tersangka ini sempat kembali ke kos-kosannya. Kemudian memikirkan mau dikemanakan jenazah ini. Sebelum memutilasi korban mereka memikirkan bagaiamana cara memutilasi dengan belajar dari YouTube. Tiga malam di apartemen, Pasar Baru didiamkan tiga malam. Tanggal 12 pagi datang dengan membawa parang dengan niatan memutilasi korban,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Senin (21/9).

Yusri menambahkanpada tanggal 12 September 2020, pelaku DAF memutilasi korban di bagian bawah dan juga kedua belah tangan. Saat itu kedua pelaku sudah menyiapkan koper di tempat itu. Selain itu, disiapkan juga plastik kresek.

Setiap potongan pelaku dirapikan. Kemudian dibungkus dan ditaburi kopi untuk menghilangkan bau. Bahkan, pelaku juga menyemprotkan minyak wangi ke potoangan jasad korban.

Kemudian, jelas Yusri pelaku membawa potongan tubuh jenazah ke apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan pada (13/9) pagi.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...