KPK Beberkan Koruptor yang dapat Pemotongan Hukuman oleh MA, Ini Daftarnya


FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat sebanyak 20 terpidana korupsi dipotong hukumannya pada tingkat upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) oleh Mahkamah Agung (MA). Pemotongan hukuman ini juga dinilai dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

“KPK menyayangkan dengan semakin banyaknya putusan MA ditingkat upaya hukum luar biasa (PK) dikabulkan oleh Majelis Hakim,” kata Plt juru bicara penindakan KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (21/9).

Terbaru, MA memangkas hukuman tiga tahun penjara mantan politikus PKB Musa Zainuddin. MA menjatuhkan vonis enam tahun dan pidana denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan.

Putusan PK terhadap terpidana korupsi Musa Zainudin memangkas vonis pengadilan tingkat pertama pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang menjatuhkan hukuman sembilan tahun penjara serta denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan.

KPK mencatat sepanjang 2019-2020 terdapat 20 terpidana korupsi yang dipotong oleh MA pada tingkat upaya hukum PK. Puluhan koruptor yang masa hukumannya dipangkas diantaranya:

  1. Dirwan Mahmud

Mantan Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud divonis enam tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Bengkulu dalam kasus suap pekerjaan proyek infrastruktur. Usai mengajukan PK, masa hukumannya dipotong menjadi empat tahun dan enam bulan penjara.

  1. Andi Zulkarnaen Mallarangeng alias Choel Mallarangang

Choel divonis tiga tahun dan 6 bulan penjara dalam kasus suap proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang. Namun pada tingkat PK, hukuman Choel dikurangi menjadi tiga tahun penjara.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...