Nakes Berbagi Insentif Covid-19, Direktur RSUD Sinjai: Itu Tanpa Sepengatahuan Manajemen

Direktur RSUD Sinjai, Kahar Anies.

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Rumor pemotongan insentif petugas Covid-19 ditanggapi Direktur Rumah Sakit Umum (RSUD) Sinjai, Kahar Anies. Dia menegaskan jika hal itu dilakukan tanpa sepengetahuan manajemen rumah sakit.

Dokter ahli bedah ini mengatakan, informasi adanya isu pemotongan itu baru dia ketahui setelah beredar di media sosial. Oleh karena itu, ia mengonfirmasi ke jajarannya terkait kebenaran informasi itu.

“Saya langsung cek apakah informasi itu benar atau tidak, karena kami (manajemen RSUD) tidak pernah menginstruksikan hal itu,” akunya, Senin (21/9/2020).

Dari informasi yang ia terima, ternyata petugas Covid-19 di sejumlah pelayanan berinsiatif menyisihkan insentif yang diterima secara personal. Diberikan kepada rekannya yang tidak terdaftar sebagai tim Covid-19.

Baik perawat, satpam, cleaning servis, sopir, petugas billing, dan petugas sentral opname. Alasannya, karena rekannya tersebut turut membantu dalam menjalankan tugasnya.

“Kami hanya mengeluarkan Surat Keputusan (SK) petugas Covid-19, lalu diserahkan nama-namanya ke Dinas Kesehatan Sinjai, insentif mereka langsung cair ke rekening masing-masing,” jelasnya.

Penentuan besaran insentif yang disisihkan dan diberikan kepada rekannya juga tanpa intervensi dari manajemen rumah sakit. Semuanya disepakati oleh petugas penerima insentif di setiap bidang layanan.

“Karena ada riak (rumor pemotongan) seperti ini, kami perintahkan dikembalikan saja, tapi nakes penerima insentif tidak mau terima, kami arahkan untuk buat surat pernyataan memberikan secara sukarela,” tambahnya. (sir)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...