Nakes RSUD Sinjai Sisihkan Insentif Covid-19 untuk Rekannya, Perawat: Itu Inisiatif Kami Sendiri

Hasnawati, perawat IGD RSUD Sinjai

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Tenaga Kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai menyisihkan sebagian insentif yang diterima ke rekan kerjanya. Langkah itu dilakukan atas inisiatif mereka yang tergabung dalam tim penanganan Covid-19.

Seperti halnya yang diungkapkan oleh Hasnawati, perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sinjai. Dia bertutur, insentif penanganan virus korona ia terima pada akhir Juli senilai Rp20 juta.

Besaran insentif itu berdasarkan akumulasi pelayanan sejak pertengahan bulan Maret hingga akhir Mei. Namun, tidak semua nakes di IGD menerima insentif. Hanya mereka yang telah ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK).

Oleh karena itu, ia bersama 9 perawat dan 10 dokter yang bertugas di IGD menyisihkan insentif yang diterima, guna diberikan kepada rekannya yang tidak tergabung dalam tim Covid-19.

Seperti, perawat, satpam, cleaning servis, sopir, petugas billing, dan petugas sentral opname. Alasannya, karena rekannya tersebut turut membantu dalam menjalankan tugasnya.

“Ini bukan paksaan, bukan juga pemotongan atau atas perintah manajemen rumah sakit, murni karena kami ingin berbagi, karena mereka juga membantu kami dalam menjalankan tugas, masak hanya kami yang nikmati,” kata Hasnawati, Senin (21/9/2020).

Hasnawati mengaku mengeluarkan Rp1 juta dari Rp20 juta insentif yang ia terima. Besaran uang yang diberikan ke rekannya pun berbeda-beda. Tergantung pekerjaan yang dilakukan.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...