Pelajaran Sejarah Terancam Hilang, Ini Penjelasan Kemendikbud

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membantah akan menghapus mata pelajaran sejarah dari kurikulum pendidikan di Indonesia. Pelajaran ini akan tetap diajarkan dan diterapkan.

“Kemendikbud mengutamakan sejarah sebagai bagian penting dari keragaman dan kemajemukan serta perjalanan hidup bangsa Indonesia, pada saat ini dan yang akan datang,” tegas Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kemendikbud Totok Suprayitno, Senin (21/9/2020).

Menurut Totok, sejarah merupakan komponen penting bagi Indonesia sebagai bangsa yang besar sehingga menjadi bagian kurikulum pendidikan. Nilai-nilai yang dipelajari dalam sejarah, kata dia, merupakan salah satu kunci pengembangan karakter bangsa.

Kemendikbud memang sedang mengkaji rencana penyederhanaan kurikulum pendidikan guna meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Kajian itu memperhatikan berbagai hasil evaluasi implementasi kurikulum, baik yang dilakukan pemerintah maupun masyarakat serta perubahan paradigma keragaman, bukan keseragaman dalam implementasi kurikulum.

Penyederhanaan kurikulum ini masih tahapan awal karena membutuhkan proses dan pembahasan yang panjang.

“Rencana penyederhanaan kurikulum masih berada dalam tahap kajian akademis,” terangnya seraya menampik jika Kemendikbud akan menghapus mata pelajaran sejarah. (endra/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...