Polda Sulsel Segel Tambang di Bone Selatan

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, BONE — Persoalan tambang ilegal di Bumi Arung Palakka belum ada titik temu. Di Bone Selatan Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Sulsel sudah menggerebek dan memasangkan garis polisi.

Informasi yang dihimpun personel Polda Sulsel membentangkan garis polisi di lokasi pertambangan. Itu dilakukan dibeberapa desa dan kecamatan di Bone Selatan. Untuk Desa Cege, Kecamatan Mare ada tiga alat disegel disitu.

“Total yang disegel oleh polisi banyak. Untuk pemilik tambang ada puluhan orang, sekarang sudah di polda diperiksa semua,” ungkap sumber FAJAR yang tak ingin disebutkan namanya Senin (21/9/2020).

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Widony Fedri membenarkan penggerebekan itu.

“Penggerebekan kemarin di Bone itu betul, detilnya saya belum tahu. Lebih lengkap di Kasubdit Indag,” sebutnya.

Sekadar diketahui dari data Dinas Perindustrian Bone hanya ada 12 Kecamatan Masuk Zona Pertambangan yakni, Bontocani, Tellu Limpoe, Kahu, Libureng, Lamuru, Lappariaja, Palakka, Patimpeng, Sibulue, Salomekko, Kajuara, Ajangale. (agung/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...