Dinilai Gagal Jalankan Mandat Presiden Jokowi, Menteri BUMN Erick Thohir Diminta Mundur


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Sebanyak 25 lembaga atau pergerakan mahasiswa dan masyarakat di 25 provinsi secera serentak melakukan aksi dan mendesak Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir segera mundur.

Di Makassar misalnya, aksi dilakukan oleh Aliansi Makassar Menggugat (AMM) dengan memasang spanduk bertuliskan “BUMN Rugi, Ekonomi Resesi, Covid Tak Terkendali. Erick Gagal. #ErickOut” di sejumlah kantor BUMN, Selasa (22/9/2020).

Spanduk itu terlihat terpasang di Kantor PLN Wilayah Sulsel, Sulbar dan Sutra, Kantor Bulog Sulselbar, Kantor Telkom Indonesia Timur.

Alasan utama 25 aliansi ini meminta Erick Mundur dikarenakan sebagai menteri BUMN dan Ketua Pelaksana Komite Pemulihan Ekonomi Nasional serta Penanganan Covid 19 terbukti telah gagal total menjalankan mandat Presiden Joko Widodo.

Tak hanya itu, melalui rilis yang diterima redaksi, AMM menyebutkan sudah lebih dari 4.000 pekerja BUMN di PHK. Sementara ratusan karyawan lainnya berbulan-bulan gajinya tidak di bayar, belasan ribu karyawan BUMN yang masih bekerja gajinya di potong dan tidak dibayar utuh.

“Pertamina rugi Rp11 trilyun, laba PGN ambruk 87%, Garuda rugi Rp10 trilyun, PT KAI rugi Rp1,3 trilyun, Antam, PLN, Angkasa Pura 1 dan 2, E Comerce Blanja.com ditutup dan masih banyak yang lainnya,” kata AMM melalui rilis kepada fajar.co.id.

Kegagalan Erick Thohir memimpin BUMN semakin sempurna dengan bertambahnya utang BUMN dan dibentuknya struktur jabatan yang tidak efisien dan boros seperti Staf Khusus Direksi bergaji Rp50 juta perbulan.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...