Hasil Riset Rampung, Gubernur Sulsel Tunggu Kehadiran Walhi Sulsel

Demo nelayan atas pengerukan pasir laut oleh Kapal Boskalis. (IST)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Belum lama ini, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulsel telah merampungnya hasil riset terkait dampak aktivitas tambang yang dilakukan oleh PT Boskalis.

Hal itu lantaran menjawab tantangan Pemerintah Provinsi Sulsel yang menantang Walhi Sulsel untuk melakukan kajian dan memberikan data valid yang menyatakan apakah dari kegiatan aktivitas tambang pasir laut memberikan dampak buruk terhadap kehidupan para nelayan.

Direktur Eksekutif Walhi Sulsel, Muhammad Al Amin mengatakan hingga saat ini progres dari hasil riset yang dilakukan telah memasuki tahap akhir yakni pengajukan surat permohonan pencabutan izin dan penghentian aktivitas tambang pasir laut ke Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Progresnya sudah 98 persen. Kami tinggal membuat surat permohonan pencabutan izin dan penghentian aktivitas tambang pasir. Itu yang kita mau ajukan ke Gubernur,” ucap Al Amin.

Dalam penelitian tersebut, ia mengaku melibatkan beberapa akademisi yang berasal dari kampus ternama di Indonesia seperti Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Di antaranya 2 asisten peneliti, 1 peneliti dari antropologi lingkungan dan 1 peneliti dari teknik lingkungan.

Rencananya, kata dia, surat permohonan tersebut akan diajukan kepada Gubernur Sulsel secepatnya. “Kalau memungkinkan kami akan bawa surat itu hari Jumat ke kantor gubernur dan meminta langsung gubernur mencabut izin tambang pasir laut,” bebernya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...