Mantan Rektor UIN Ini Nyatakan Golput Usai Pemerintah Putuskan Pilkada Tetap Desember

Azyumardi Azra

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pernyataan Golput (golongan putih) atau tidak akan memilih di Pilkada 2020 semakin nyaring di media sosial. Itu setelah pemerintah bersama DPR memutuskan tetap melanjutkan tahapan Pilkada 2020.

Salah satu yang menyatakan Golput adalah guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Azyumardi Azra. Melalui akun media sosial, Facebook, Twitter dan Instagram mantan rektor UIN Jakarta itu menyatakan akan golput.

“Saya golput Pilkada 9 Des 2020 sebagai ungkapan solidaritas kemanusiaan bagi mereka yang wafat disebabkan wabah korona atau terinfeksi Covid-19,” katanya di akun media sosialnya, dikutip Selasa (22/9/2020).

Menurutnya, Pilkada di tengah pandemi virus corona (Covid-19) sangat rawan. Terlebih kerumunan massa tak bisa dihindari saat pemilihan dan kampanye.

“Pilkada di masa pandemi yang terus meningkat sekarang tanpa ada tanda pelandaian juga sangat membahayakan kesehatan pemilih di tengah kerumunan massa yang bisa meningkatkan jumlah warga terinfeksi dan meninggal dunia,” jelasnya.

“Apalagi saya dan bayak senior citizen/manula lain punya morbiditas tertentu yang rawan dan rentan,” lanjutnya.

Sebelumnya, Komisi II DPR bersama Mendagri Tito Karnavian, KPU, Bawaslu, dan DKPP sepakat tidak ada penundaan Pilkada serentak 2020. Pilkada tetap akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan dalam rapat kerja di Komisi II DPR, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2020) yang dihadiri Mendagri Tito, Ketua Bawaslu Abhan dan Ketua DKPP Muhammad. KPU diwakili 2 komisionernya, yaitu Ilham Saputra dan Viryan Aziz.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...